Puisi Lagi, Puisi Cinta Lagi

Entah

Aku tidak tahu
Berapa banyak ujung pena tergores
Berapa banyak bahasa terucap
Untuk menulis puisi
Puisi lagi, Puisi cinta lagi
 
Mungkin, kemungkinan
Tiap bintang di langit nya malam adalah
Adalah puisi cinta yang tak tersampaikan
Bersinar redup rendah, malu dan menghilang
Terganti dengan puisi cinta baru, yang juga tak tersampaikan
 
Betapa miskin kata – kata
Betapa melarat bahasa
Hingga jutaan diantaranya
Berjuta kali digunakan untuk menjelaskan
Puisi lagi, Puisi cinta lagi
 
Ohhh, lihat
Lihat dan rasakan
Dengan sombong dan angkuh
Merak mengibaskan ekor
Seraya setengah bulan purnama berwarna pelangi
Hanya untuk menjelaskan cinta
Kepada kekasih hatinya
Itu adalah bahasa
Itu adalah
Puisi lagi, Puisi cinta lagi
 
Ohhh, lihat
Lihat dan kagumi
Merpati laki laki
Terbang tinggi di bawah dagu matari
Turun menukik menuju bumi
Seakan ingin menancapkan kepala
Menghujam di ulu hati
Ulu hati kekasih nya
Itu adalah bahasa
Puisi lagi, lagi lagi Puisi cinta lagi
 
(Dicky Puja Pratama – Satu Suara Berjuta Telinga)

 

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Reiny Paulus says:

    Bikin forum lagi lah haha

    Like

  2. Boleh juga Mbak Rein hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s