Telah Lama Ku Ingat

Di sebuah pasar yang melamun
Di tepian pantai yang merenung
Wanita renta setengah baya
Menjajakan dagangan nya

Nampak kacang rebus yang kusam dan sedih
Tak lagi hangat
Kerupuk yang tak lagi semangat
Melempem
Teh hangat yang loyo dalam plastik bening
Mengkerut
Selendang jarik yang pasrah dijadikan alas kesedihan
Tak tahu siapa yang dia tunggu
Ia hanya dengan rayapan ombak yang tak ganas
Yang ingin mencapai hati nya
Untuk membelai air mata nya
Tajam nya karang yang terdampar
Menggores luka di dalam dada nya
Pasir putih yang panas
Menaburi mata dan membuat nya menangis
Pohon kelapa yang tak berbuah
Membayangi nafas nya yang terengah
Matahari merasa
Ingin cepat tenggelam
Agar manusia itu segera pulang dan memejamkan mata
Istirahat dari kesedihan
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s