Suara Tuan Tuan

Hei rakyat rendahan Kebahagian mu ku tentukan dari balik meja Kau tak berdaya Angka angka ku hitung Agar banyak yang masuk aku punya kantung Hei rakyat kecil Aku tak sudi selangkah pun Membuat telapak kaki ku menginjak tanah mu Tangis anak istri mu Tak bakal terhembus daun telinga ku Hei rakyat tulang belulang Perut mu…

Gitar Tua

Seribu jari telah memetik Benang mu yang tak lagi angkuh Bergetar Berirama Ku sandingkan pada bahu Ku nyanyikan di depan warung Di depan pintu gerbang Di lampu merah Di pasar Di alun alun kota Di ketidakpedulian Di kesepian Menghibur diri sendiri Di bawah temaram setengah bulan purnama Pada rindang pohon yang menghalangi sinarnya Kunyanyikan lagu…

Hampa

Angin sejuk Merasuk hati Diam Jangan terburu membaca Rasakanlah sayang Angin sejuk Merasuk hati Dingin Damai Luas Pelan pelan sayang Rasakan Segala resah Ku labuhkan pada sungai Terseret arus Tergerus Hanyut Aku sedang ingin tidak memikirkan apapun Kecuali wajah mu Sayang Tiba tiba aku hampa picture

Apa Kabar Suara Hati ?

Aku berpuisi tentang kehidupan Kau bilang : kerjakan saja tugas kuliah mu ! Padahal saat kau mengerjakan tugas kuliah, aku tak pernah meminta mu berpuisi   Aku demo untuk tanah petani yang tergusur Kau bilang : selesaikan saja skripsi mu ! Padahal saat kau menyelesaikan skripsi, aku tak pernah meminta mu demo   Aku diskusi…