Gitar Tua

Seribu jari telah memetik
Benang mu yang tak lagi angkuh
Bergetar
Berirama

Ku sandingkan pada bahu
Ku nyanyikan di depan warung
Di depan pintu gerbang
Di lampu merah
Di pasar
Di alun alun kota
Di ketidakpedulian
Di kesepian
Menghibur diri sendiri

Di bawah temaram setengah bulan purnama
Pada rindang pohon yang menghalangi sinarnya
Kunyanyikan lagu penghibur hati
Bersenandung bersama sahabat sejati

Jari ku menari
Sambil memegang sebatang rokok
Ku tunggu gelas itu menghampiri
Hingga ke seratus teguk
Hilanglah semua prahara
Hilanglah semua duka

Ku petik gitar
Tak berhenti
Di pucuk pohon rindang
Lalu bulan datang merendah
Mengusap jiwa ku yang lelah

 

picture

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s