Gerbong Kereta Depan

Kau terbelenggu dalam gerbong kereta
Bersama orang orang diam tanpa jiwa
Menunduk
Dan kau hanya menatap keluar jendela
Kebisuan bertahta didalamnya

Kau terjebak dalam kesombongan nya
Tak peduli orang orang harus berhenti
Tak peduli sawah sawah Pak Tani
Tak peduli gubuk gubuk bergandeng lesu
Tak peduli kabel listrik berjuntaian
Tak peduli jembatan yang sendiri
Kau selalu angkuh tak hiraukan

Penghiburmu
Hanyalah rintik hujan yang berbutir pada kaca
Dan pantulan wajah mu yang mengingatkan pada nya

 

picture

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s