Sepeda Busuk, Kardus, dan Sapu Lidi

Harta benda miliknya yang pasti
Ialah sepeda busuk, kardus, dan sapu lidi
Mereka yang selalu mengikuti kemanapun ia pergi
Mereka saja yang akan bersedih ketika ia mati

Sementara itu nasi dan harapan
Sekali saja tak pernah berani mengucap janji
Akan berpihak padanya dalam hari hari

Orang orang lalu lalang
Berjalan terus kedepan
Sekali saja tak pernah berhenti
Sejenak menoleh memandangi
Hatinya yang remuk redam
Murka bercampur air mata

Matahari sedang tepat di balik bumi
Ia berhenti
Di teras toko
Menyandarkan sepeda yang busuk
Mengusap lantai dengan sapu lidi
Menggelar kardus
Lalu bermimpi

Teriaklah
Meski dalam hati
Meski tepat di depan kenyataan
Wahai tuhan ku yang maha segala gala
Peluklah aku sekencang kencangnya !!!

image source

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s