Harapkanlah Pada KU

Dan telah kutinggalkan segala keresahan, di kota tempat tinggal ku

Sudah sedari pagi, angin berhembus kencang
Datang jauh jauh dari Samudera Hindia nan maha luas
Melalui pintu gerbang laut jawa
Melewati Jogja dengan segala kenangan indah yang selalu ku bawa ke mana saja

Mengusap padi padian yang terhampar
Menjadi teras desa ku kini
Meluruhkan butiran embun
Yang sedari pagi memeluk ujung daun

Mengusap awan dilangit hitam
Membersihkan pandangan ku pada bulan
Yang selalu dengan manja menyinari malam

Hari ini aku bercerita
Dari hati
Kepada gelap malam yang sepi
“Kenapa resah ini tak kau bawa bersama mimpi?”

Hari ini aku bercerita
Dari jiwa
Kepada bintang bintang yang menyimpan kenangan
“Kenapa resah ini tak kau kecup lalu pergi?”

Malam ini aku membayangkan
Tuhan yang maha segala gala
Memperhatikan dari atas sana
Siapa saja yang sedang resah
Lalu DIA berkata pada diri NYA sendiri :
“Andai saja kau minta, AKU akan memeluk hati mu yang resah dan segala gundah akan KU buat musnah”

–Sekaran, Klaten–

picture

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s